INIGRESIK.COM – “The Magic of Leadership” adalah karya pertama Karen Carenina yang diterbitkan, ia adalah seorang wanita yang lahir di Labuhanbatu, Sumatera Utara 1995. Saat ini, penulis bekerja sebagai konselor setelah menyelesaikan studi di jurusan psikologi. Sebelumnya, Karen Carenina juga menulis beberapa hal bidang psikologi di website serta blog pribadinya. Buku ini tercipta karena adanya rasa gelisah dari penulis.

Menurutnya, keberhasilan seseorang ditentukan oleh cara ia menerapkan sikap kepemimpinan di kehidupannya. Setiap orang dibekali akal dan potensi oleh Tuhan. Kemampuan memimpin, memandu dan mendorong diri agar mencapai cita cita yang diharapkan adalah hal yang secara naluriah telah ada di dalam diri manusia.

Selain memimpin diri sendiri, sebuah organisasi juga memerlukan seorang pemimpin yang cakap dan kemudian mampu memberi pengaruh besar dalam kemajuan, serta kesuksesan dalam organisasinya, namun tidak semua orang mampu memunculkan potensi kepemimpinan dengan maksimal. Oleh karena itu, penulis menciptakan buku ini.

Tujuan dari terciptanya buku “The Magic of Leadership” adalah agar kita mampu menjadi seorang pemimpin yang amazing. Harapan lain setelah membaca buku ini ialah kita mampu memimpin diri sendiri lebih dulu untuk mencapai hal ya ng dicita-citakan, kemudian menjadi pemimpin sebuah organisasi yang karismatik dan berpengaruh sehingga dapat membawa organisasinya mencapai kesuksesan.

Tidak hanya seorang pemimpin yang harus berkembang, namun pemimpin juga harus membawa perubahan pada anggotanya untuk lebih baik dan mampu menciptakan tim yang antusias serta mengembangkan kinerja tim dengan baik. Seorang pemimpin akan dikatakan sukses apabila ia telah berhasil membawa anggotanya untuk tumbuh bersama dan melatih kemampuan yang dimiliki anggotanya agar terus meningkat.

Definisi dari seorang pemimpin tidak hanya orang yang sekedar menyuruh atau mengatur suatu organisasi semata. Konsep dasar kepemimpinan ialah bagaimana seseorang yang menjadi pimpinan mampu membawa kelompok yang ia pimpin mencapai tujuan yang telah ditentukan. Selain itu, rasa mengayomi, mampu memberi motivasi, mampu menyatukan, dan menggerakkan juga termasuk dalam konsep dasar kepemimpinan.

Seorang pemimpin dituntut untuk selalu siap menghadapi dan menjalankan segala bentuk perubahan yang ada. Secara alamiah manusia adalah makhluk yang selalu berubah, hal tersebut dimaksudkan ketika masih bayi kemampuan manusia sangat terbatas, namun ketika sudah dewasa manusia akan memiliki kemampuan yang tidak terbatas.

Perubahan tersebut adalah cara Tuhan meningkatkan status atau kondisi seseorang, namun terkadang perubahan tersebut membuat seseorang merasa tidak nyaman dan selalu menuntut untuk terus mempelajari hal baru. Hal tersebut tidak dapat dihindari oleh setiap orang terutama seorang pemimpin, ia harus mau untuk belajar lebih baik daripada yang lain, karena pada dasarnya pemimpin yang berhasil adalah ia yang memiliki sifat pembelajar sejati.

Pin It on Pinterest

Share This