Ketika menghadapi sebuah perubahan, kita memerlukan perspektif yang luas. Perspektif yang luas akan membuat kita mampu menyesuaikan diri dengan orang – orang baru serta kondisi yang baru. Jika seorang pemimpin memiliki keterbukaan pikiran maka ia mampu menjadi pemimpin yang menjadikan cita-citanya dan cita-cita orang lain menjadi nyata.

Kesuksesan adalah hal yang sangat diharapkan oleh banyak orang, termasuk sebuah organisasi. Namun sebenarnya kesuksesan adalah zona nyaman yang sangat mengkhawatirkan dan dapat dikatakan bahwa itu adalah sebuah jebakan. Sebagai seorang pemimpin, zona nyaman dapat mengancam perkembangan organisasinya. Mengapa demikian? karena seperti yang telah diketahui bahwa kesuksesan adalah zona nyaman yang tidak abadi, kesuksesan harus diusahakan terus menerus untuk tetap berada di posisinya. Apabila kita merasa cukup pada fase tersebut, maka dapat dipastikan bahwa organisasi akan hancur dalam sekejap waktu.

Sudah seharusnya posisi ketidaknyamanan bukan hal buruk bagi seorang pemimpin sejati, karena ketidaknyamanan merupakan bentuk dari perjuangan yang akan memberi tawa bahagia setelah melewatinya. Sehingga dapat dikatakan bahwa seorang pemimpin harus terus bangkit dari posisi zona nyaman.

Saat menghadapi sebuah masalah di organisasi, seorang pemimpin harus mengambil langkah dengan cerdas. Seorang pemimpin cenderung mudah dalam mengambil sebuah keputusan. Setiap keputusan yang diambil pasti memiliki resiko, namun setiap resiko pasti memiliki solusi. Keyakinan seperti ini hanya dimiliki oleh seseorang yang memiliki jiwa pemimpin sejati dengan pemikiran terbuka. Membuat sebuah keputusan yang didasari dengan pikiran terbuka akan memberikan dampak positif kedepannya.

Sehingga pemimpin juga harus cerdas dalam mengambil keputusan serta menyelesaikan segala konflik yang muncul di organisasi. Seorang pemimpin, tidak selamanya berada diposisi benar, terkadang pemimpin juga melakukan sebuah kesalahan. Saat melakukan sebuah kesalahan, pemimpin harus berkenan untuk mengakui kesalahan yang dilakukan, kemudian secara bijaksana mau menerima segala bentuk kritik, saran, nasehat, atau koreksi dari anggotanya. Itulah hal yang dapat menjadikan kita sebagai seorang pemimpin yang karismatik dan berpengaruh.

Keunggulan dari buku ini adalah design sampul yang digunakan mampu memberikan gambaran isi buku. Buku ini sangat informatif dan layak dibaca segala kalangan usia. Penulis telah membagikan banyak tips dan trik untuk menjadi seorang pemimpin yang sukses dengan jelas, bahasa yang dipakai mudah dipahami pembaca, serta ukuran buku dan jenis huruf yang digunakan nyaman dipandang mata. Namun, format penulisan setiap halaman pada buku ini terlalu monoton, sehingga buku tampak kurang berwarna serta tidak ada gambar penjelas pada buku. Namun demikian, buku ini sangat bermanfaat untuk dibaca.

Kesimpulan yang dapat kita ambil dari buku “The Magic of Leadership” ialah untuk menjadi seorang pemimpin yang karismatik dan berpengaruh, kita harus memiliki keberanian yang lebih dari orang lain, dan selalu bersikap bijaksana dalam segala hal. Buku ini juga mengajak kita untuk selalu menerima segala bentuk kritik, saran, nasihat, untuk menjadi seseorang yang lebih baik.

Berlian Putri Ananta
Berlian Putri Ananta



Identitas Peresensi
Nama : Berlian Putri Ananta
Mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang

Pin It on Pinterest

Share This