INIGRESIK.COM – Pada sekitar tahun 1900 ke bawah tepatnya jalan di tengah kota Gresik banyak ditumbuhi oleh pohon turi. Jalan ini merupakan jalan utama yang menghubungkan menuju Pasar Gresik.
Sehingga orang disekitar sana menamai jalan Karang Turi yang berarti hunian yang banyak ditumbuhi pohon turi.
Pohon disekitar sini tumbuh lebat seperti kebun dipelosok desa, masyarakat disekitar daerah karang turi ini memanfaaatkan hasil bumi mereka untuk dijual di Pasar Gresik, biasanya buah turi yang berwarna putih ini digunakan oleh masyarakat untuk memasak sayur.
BACA JUGA
- 468 ASN Terima SK di Gresik, Bupati Fandi Akhmad Yani Tekankan 3 Pesan Penting Soal Disiplin dan Integritas
- TMMD ke-128 Gresik Resmi Dibuka 22 April 2026, Libatkan Ratusan Personel untuk Percepat Pembangunan Desa
- 2 Siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik Lolos UGM 2026, Ini Strategi Rafa dan Khansa Tembus Kampus Top Nasional
- Pemuda Gresik Raih Medali Emas hingga Sukses di Dunia Digital, Ini Kisah Muhammad Taufik Rahman Bangun Karier dari Nol
- Bupati Gresik Terima Kunjungan Bupati Lamongan di TPA Ngipik, Perkuat Kolaborasi Wujudkan PSEL
Pada perkembangannya daerah ini banyak dihuni oleh para pedagang yang melakukan aktifitasnya di pasar Gresik, sehingga menjadi nama desa yaitu Karang Turi
Sekarang jalan karang turi sudah diganti menggunakan nama seorang pahlawan revolusi 1945 yang mempertahankan Gresik dari serangan Belanda saat itu. nama pahlawan tersebut adalah Usman Sadar

