INIGRESIK.COM – Pada sekitar tahun 1900 ke bawah tepatnya jalan di tengah kota Gresik banyak ditumbuhi oleh pohon turi. Jalan ini merupakan jalan utama yang menghubungkan menuju Pasar Gresik.
Sehingga orang disekitar sana menamai jalan Karang Turi yang berarti hunian yang banyak ditumbuhi pohon turi.
Pohon disekitar sini tumbuh lebat seperti kebun dipelosok desa, masyarakat disekitar daerah karang turi ini memanfaaatkan hasil bumi mereka untuk dijual di Pasar Gresik, biasanya buah turi yang berwarna putih ini digunakan oleh masyarakat untuk memasak sayur.
BACA JUGA
- Tingkatkan Kesadaran Pembelajaran Bahasa Inggris melalui Aktivitas Reflektif, Universitas Sunan Gresik Laksanakan Pengabdian Masyarakat di SMA Bahrul Ulum Sekapuk
- Tingkatkan Kosakata Bahasa Inggris Siswa Melalui Gamifikasi, Universitas Sunan Gresik Laksanakan Pengabdian Masyarakat di MTs Muhammadiyah 8 Ngemboh
- Modernisasi Pertanian Gresik Kian Cepat, Kementan Salurkan Alsintan dan Combine Harvester untuk Tingkatkan Produktivitas Petani
- Kolaborasi Pemkab Gresik dan Industri Tuai Apresiasi Menteri PPPA, Perlindungan Perempuan dan Anak Jadi Prioritas
- Job Fair Gresik Dibuka Awal Juli 2026, Buka Ribuan Lowongan Kerja
Pada perkembangannya daerah ini banyak dihuni oleh para pedagang yang melakukan aktifitasnya di pasar Gresik, sehingga menjadi nama desa yaitu Karang Turi
Sekarang jalan karang turi sudah diganti menggunakan nama seorang pahlawan revolusi 1945 yang mempertahankan Gresik dari serangan Belanda saat itu. nama pahlawan tersebut adalah Usman Sadar

