INIGRESIK.COM – Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik ekstrem. Awan panas guguran meluncur hingga 14 kilometer ke arah tenggara–selatan, bahkan mencapai kawasan Gladak Perak. Di saat bersamaan, ratusan pendaki masih berada di jalur pendakian Semeru, tepatnya di Ranu Kumbolo, ketika erupsi dahsyat itu terjadi.
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memastikan 178 orang masih berada di kawasan Ranu Kumbolo. Mereka terdiri dari 137 pendaki, 1 petugas, 2 saver, 7 anggota PPGST, 15 porter, serta 6 personel Kementerian Pariwisata.
“Kondisi di Ranu Kumbolo relatif aman. Awan panas bergerak ke tenggara–selatan, sementara Ranu Kumbolo berada di utara,” ujar Pranata Humas BB TNBTS, Endrip Wahyutama, Rabu (19/11) petang.
Pendaki Diminta Bermalam di Ranu Kumbolo
Hingga sore hari, petugas mencatat 60 pendaki pertama sudah tiba di Ranu Kumbolo dalam kondisi selamat. Namun cuaca hujan sejak pukul 12.00 membuat jalur kembali ke Ranupani sangat berisiko.
“Petugas meminta seluruh pendaki bermalam di Ranu Kumbolo. Kondisi gelap dan hujan dapat membahayakan perjalanan turun,” jelas Endrip.
Koordinasi intensif terus dilakukan antara petugas TNBTS dan pemandu dari PPGST untuk memastikan situasi tetap terkendali. Rencananya, seluruh pendaki baru akan dipulangkan esok pagi pukul 08.00 WIB jika kondisi memungkinkan.
Status Gunung Naik, Pendakian Ditutup Total
Setelah aktivitas vulkanik meningkat, TNBTS langsung menutup total jalur pendakian. Gunung Semeru kini berada pada Level Awas, sehingga seluruh kegiatan pendakian dihentikan sementara waktu.
Di lapangan, personel gabungan terus memantau pergerakan awan panas dan potensi lanjutan erupsi.
Dampak ke Transportasi: Jalur Malang–Lumajang Ditutup
Erupsi Semeru turut berdampak pada arus lalu lintas. Polres Malang menutup sementara akses jalan dari Malang menuju Lumajang, termasuk jalur vital Ampelgading.
“Penutupan dilakukan dari dua arah sebagai langkah antisipasi. Pengendara kami imbau menggunakan jalur alternatif, penutupan bersifat situasional mengikuti perkembangan aktivitas Semeru,” kata Kasat Lantas Polres Malang AKBP Muhammad Alif Chelvin Arliska.
Situasi Terkini: Aman tapi Tetap Waspada
Meski posisi Ranu Kumbolo dinyatakan aman dari lintasan awan panas, seluruh pendaki diminta tetap berada di titik aman hingga kondisi memungkinkan untuk turun.
Petugas tetap siaga di sejumlah pos, memastikan seluruh pendaki dapat kembali ke Ranupani dengan selamat pada Kamis pagi.

