INIGRESIK.COM– Enam atlet hoki asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan mengharumkan nama Indonesia di ajang SEA Games Thailand 2025. Mereka berhasil membawa pulang tiga medali, bahkan tiga di antaranya mendapat tawaran bermain dari klub-klub profesional Eropa.
Keenam atlet tersebut adalah Ferdian Fathur Rahman, M. Hendri Firdaus, Andrea Guntara Adi VS, Yuan Jodie, Julian Agung, serta satu-satunya atlet putri Cici Aisyah Putri Rogahang. Tiga atlet, yakni Ferdian, Hendri, dan Andrea, juga tercatat sebagai anggota Polri Polres Lumajang.
Pada Rabu, 24 Desember 2025, Ferdian, Hendri, dan Andrea bersama pelatih Tim Nasional Hoki Indonesia, Habibrohim, menyambangi lapangan hoki SMA Negeri 1 Menganti, Gresik. Kunjungan tersebut bertujuan untuk berbagi pengalaman sekaligus memotivasi atlet-atlet muda di tempat mereka dahulu menimba ilmu dan berlatih.
Ferdian Fathur Rahman, salah satu penentu kemenangan timnas, mengungkapkan bahwa pertandingan final melawan Malaysia menjadi laga paling berat. Pertandingan tersebut harus ditentukan melalui adu penalti.
Baca Juga: Soft Opening Gresik Universal Science dan Pelantikan Karang Taruna Kab. Gresik
“Selama Training Center (TC), dampaknya luar biasa, mulai dari mental, cara bermain, hingga kekompakan tim. Semua itu sangat berpengaruh ketika menghadapi Malaysia, sehingga permainan kami jauh lebih baik,” ujar Ferdian saat ditemui di Lapangan SMAN 1 Menganti.
Kemenangan tersebut merupakan hasil dari persiapan panjang melalui Training Center (TC) selama kurang lebih 15 bulan, dengan rangkaian latihan intensif yang dilaksanakan di sejumlah negara Eropa. Pelatih Timnas Hoki Indonesia, Habibrohim, membenarkan bahwa penampilan gemilang para atlet ini berhasil menarik perhatian klub-klub profesional Eropa.
“Pada SEA Games 2023 lalu, empat atlet hoki masuk menjadi anggota Polri. Sementara pada SEA Games tahun ini, tiga atlet mendapatkan tawaran bermain dari klub profesional di Polandia dan Turkiye,” ungkap Habibrohim.
Yuan Jodie diketahui mendapat tawaran dari klub hoki di Polandia, sedangkan Ferdian Fathur Rahman dan Andrea Guntara Adi VS mencapai kesepakatan dengan klub hoki di Turki. Sementara itu, Julian Agung berhasil meraih medali perunggu dari tim hoki outdoor, dan Cici Aisyah Putri Rogahang menyumbangkan medali perunggu dari tim hoki indoor putri.
Meski mencatatkan prestasi membanggakan, Habibrohim menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Gresik agar lebih memperhatikan cabang olahraga hoki, khususnya terkait fasilitas latihan.
“Prestasi tim hoki sangat banyak, namun fasilitas lapangan sangat penting. Selama ini kami belum memiliki lapangan sendiri. Kami berharap Bapak Bupati dapat memberikan perhatian dengan menyediakan fasilitas lapangan hoki,” pungkasnya.
Harapan tersebut menjadi catatan penting, mengingat hingga saat ini cabang olahraga hoki di Kabupaten Gresik belum memiliki lapangan khusus yang memadai untuk mendukung pembinaan dan regenerasi atlet ke depan.

