Tanggul yang berada di bantaran sungai Bengawan Solo di Desa Padangbandung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Jawa Timur ambles sejak Minggu (29/9/2019) siang.

Hal itu membuat warga kaget, namun beruntung kejadian tersebut tak memakan korban jiwa sebab jauh dari pemukiman warga.

Camat Dukun, Fattah Hadi membenarkan kejadian tersebut. 

Setelah mendapat laporan, ia langsung turun meninjau lokasi amblesnya tanggul.
“Tanggul yang ambles kurang lebih, panjang 100 meter, lebar 3 meter dan kedalaman 1.5 meter,” katanya. 
 Fattah mengatakan, dugaan sementara penyebab utama amblesnya tanggul adalah air di bengawan solo kering sehingga tidak kuat menahan tanggul Tanggul yang ambles kurang lebih, panjang 100 meter, lebar 3 meter dan kedalaman 1.5 meter,” katanya.

Fattah mengatakan, dugaan sementara penyebab utama amblesnya tanggul adalah air di bengawan solo kering sehingga tidak kuat menahan tanggul. 

“Air itu melalui bawah tanggul yang mengakibatkan dalamnya tanggul rapuh dan ambles,” ungkap Fattah.

Soal imbas amblesnya tanggul, Fattah mengaku akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait sebab jika tidak ditangani dikhawatirkan kalau musim hujan tiba akan terjadi longsor lebih besar.

“Tidak ada korban. Dihawatirkan nanti kalau musim hujan tiba akan terjadi longsor dan tanggulnya akan hilang atau hanyut, sementara belum bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.