Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya untuk memastikan pembangunan tahun 2027 bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat.
Hal ini ditekankan oleh Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Selasa (10/2/2026).
Dalam forum penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tersebut, Wabup Alif menginstruksikan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak lagi menggunakan pola kerja lama dalam menyusun program.
Baca Juga: Cegah Banjir Kali Lamong, PWI Gresik dan Pemkab Tanam Ratusan Pohon di Desa Jono
“Bupati dan Wakil Bupati sepakat mengutamakan usulan dari bawah (bottom-up). Kami ingin program OPD tidak hanya copy-paste dari tahun sebelumnya, tapi harus benar-benar diaplikasikan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan,” tegas Wabup Alif.
Pembahasan dalam Musrenbang kali ini mengerucut pada beberapa sektor vital yang menjadi urat nadi kehidupan warga Sangkapura. Beberapa poin prioritas yang mencuat antara lain:
- Infrastruktur Jalan: Perbaikan jalan poros desa dan kelanjutan Jalan Lingkar Bawean (JLB) untuk memperlancar mobilitas.
- Akses Transportasi: Optimalisasi konektivitas menuju Pelabuhan dan Bandara Harun Thohir guna mendukung distribusi logistik.
- Layanan Kesehatan: Pengembangan RSUD Umar Mas’ud agar fasilitas kesehatan di pulau semakin mumpuni.
- Ekonomi & Pariwisata: Penguatan sarana penunjang objek wisata serta pelatihan bagi pelaku ekonomi kreatif lokal.
Mengingat potensi wisata Bawean yang mendunia, para peserta Musrenbang yang terdiri dari kepala desa dan tokoh masyarakat mengusulkan adanya pendampingan nyata bagi warga lokal. Harapannya, lonjakan wisatawan nantinya memberikan dampak ekonomi langsung bagi kantong masyarakat setempat, bukan sekadar menjadi penonton.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Kecamatan Sangkapura ini turut dihadiri oleh:
- dr. Shinta Puspitasari (Ketua GOW Gresik)
- Lutfi Dhawam (Anggota DPRD Gresik)
- Suprapto (Asisten I)
- Hufan Nur Dhianto (Plt Sekretaris Bappeda)
- Unsur Forkopimcam, PCNU Bawean, MUI, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Sangkapura.
Dengan keterlibatan berbagai elemen masyarakat ini, diharapkan dokumen RKPD 2027 nantinya menjadi representasi akurat dari harapan warga Pulau Bawean untuk masa depan yang lebih sejahtera.

