INIGRESIK.COM-Ratusan warga Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, antusias melaksanakan tradisi Nyadran kemarin. Upacara sakral ini diawali dengan kirab budaya dan arak-arakan tumpeng agung yang berkeliling lingkungan hingga berujung di makam sesepuh setempat.
Nyadran merupakan tradisi ziarah makam leluhur yang digelar setiap bulan Sya’ban dalam kalender Hijriyah. Tradisi ini telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu dan tetap lestari di Kota Mojokerto hingga kini.
Wahyudi, Lurah Blooto, menyampaikan bahwa acara ini menjadi momen penting untuk mempererat kebersamaan warga. “Acara ini meningkatkan guyub rukun masyarakat di Lingkungan Kemasan yang beragam latar belakang dan profesi,” ungkapnya.
BACA JUGA : Tradisi Unik di Bawean Gresik: Ritual Memandikan Sapi di Laut sebagai Bentuk Syukur
Setelah arak-arakan tumpeng sampai di kompleks makam Lingkungan Kemasan, ratusan warga berkumpul untuk melaksanakan doa bersama. Usai doa, acara dilanjutkan dengan kenduri, di mana seluruh warga berbagi makanan sebagai wujud syukur dan penghormatan kepada para leluhur.
Tidak hanya warga Lingkungan Kemasan dan Lingkungan Blooto yang berpartisipasi, tradisi ini juga menarik perhatian masyarakat sekitar Mojokerto. Kirab budaya Nyadran di Kemasan menjadi daya tarik tersendiri karena mencerminkan kearifan lokal masyarakat adat Mojopahitan yang masih dilestarikan.
DISCLAIMER: Artikel ini dibuat dengan bantuan Artificial Intelligence (AI) namun data yang di peroleh di hasilkan dari riset.
Sumber Gambar AI

