Hepatitis Pada Anak adalah Suatu peradangan pada hati yang terjadi  karena toxin, seperti kimia, obat atau  agen penyebab infeksi.
Patofisiologis atau ilmu yang mempelajari gangguan fungsi pada organisme yang sakit meliputi asal penyakit, permulaan perjalanan dan akibat menunjukan alur sebagai berikut
Virus Hepatitis > Hati > Peradangan > Sel mononukleus > Hyspatocyt > Parenchym hati ( Degenerasi & Nekrosis sel ) > Pembengkakan dan pemblokiran sistem drainage hati > Destruksi pada hati > Stasis empedu (biliary) > Empedu ( Tidak dapat dieksresikan) >Kantong empedu dan usus > Empedu meningkat  dalam darah/ hyperbilirubin > Urine > Urobilinogen
  • Hepatitis dapat terjadi secara asymtomatik sampai timbul gejala ringan (2-3 bln), lebih gawat pada nekrosis sel hati dan kematian
  • Hepatitis dengan sub akut dan kronik dapat permanen dengan gangguan pada fungsi hati
  • Individu dengan hepatitis kronik akan menjadi sebagai carier dan berkembang menjadi kanker hati.
4 macam hepatitis berdasarkan alphabet
*Hepatitis A (infectius hepatitits)
Penularanya : melalui GIT (oral fecal)
*Hepatitis B (viral hepatitis/icterus serum hemologik)
Penularannya melalui darah
*Hepatitis D (Delta)
Penularannya melalui darah terutama penggunaan obat-obatan
*Hepatitis non A-non B (C)
Penularannya melalui darah dengan penyebab virus dan tanpa isolasi
Masa Inkubasi
  • Hepatitis A : 28 – 30 hr
  • Hepatitis B : 1 – 6 bln
  • Hepatitis C : 4 – 12 mg
Hepatitis A (hepatitis infeksiosa)
  • Terdapat diseluruh dunia
  • Infeksinya : melalui fecal oral
  • Virus dapat ditemukan dalam feces dan urine
  • Dalam tubuh virus ditemukan dalam darah, empedu dan sekret nasofaring
  • Menular dari manusia-manusia dalam lingkungan dgn sanitasi & hygiene yang buruk, dilingkungan yang padat
  • Seringkali terjadi karena air minum/makanan yang terkontaminasi.
Gambaran Klinis
1). Stadium pra ikterus 4-7 hr
  • Gejala umum : demam, nyeri kepala, lemah, anoreksi, mual dan muntah
  • Gejala tambahan : nyeri perut kanan atas , obstipasi atau diare.
  • 1-3 hr I sebelum tampak icterus, urine lebih pekat urobilin 2+ dan bilirubin +
2).Stadium ikterus 3 mg
  • Ikterus pertama-tama pada sklera, kemudian menyebar keseluruh tubuh, bergantung pada imunitas pasien dan virulensi virus
  • Suhu tubuh mulai menurun
  • Anoreksi dan muntah masih ada
  • Hati membesar ( nyeri tekan
  • Pem. faal hati (kelainan
3).Stadium post ikterus
  • Stadium ini lebih pendek drpd org dewasa
  • Penyembuhan terjadi sempurna pada akhir bulan II
  • Sedikit yg menunjukan kelainan fgs hati
  • Ikterus mengurang, wrn urine dan feces kembali biasa.
  • Test faal hati serta biopsi hati. Jika akan dibiopsi hati harus sudah ada hasil pemeriksaan darah (masa perdarahan, masa pembekuan, masa protrombin)
  • Hasil baik ( biopsi dilakukan
  • Jika pemeriksaan darah tidak baik, diperbaiki dulu, biopsi ditunda
Cara Penularan
  • Transmisi vertikal
Dari ibu ( anak (intrauterin, intrapartum, dan post partum)
  • Transmisi horisontal
Melalui luka yg dibuat, pemberian tranfusi darah, tindik telinga, menyuntik khitanan, menggunakan alat bersama-sama, melalui kulit, selaput lendir yg terluka.
  • Masa inkubasi : 1,5 – 6 bln
  • Jika terinfeksi hepatitis B maka sebagian akan sembuh bahkan kebal.
  • Sebagian akan memperlihatkan gejala kelainan seperti : Kulit,mata dan air kemih > berwarna kuning, badan lemas, mual, kadang-kadang muntah Hati membesar dan nyeri tekanan 
  • ganas > kematian


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});