INIGRESIK.COM – Tersebutlah dari sebuah cerita desa Manyar berawal dari munculnya daratan yang disebabkan adanya daratan baru yang muncul di pesisir utara Gresik tepatnya disebelah barat.
Daratan ini diketahui berasal dari endapan pasir tanah bercampur dengan kapur yang terbawa oleh air hujan dari arah selatan yang memiliki kontur lebih tinggi
Karena proses endapan yang berlangsung puluhan hingga ratusan tahun maka semakin luas dan menarik banyak orang untuk tinggal dan menetap disana.
BACA JUGA
- Perang Tiket Big Match Serie A: Hanya 2.099 Pendukung Lazio yang Bisa Invasi Allianz Stadium Turin dengan Rp750 Ribuan
- Gebrakan Tasya Allesia Rilis Ulang ‘Rembulan Bersinar Lagi’: Tembus 2 Juta Pengikut Sosmed, Sanggupkah Hipnotis Generasi Z?
- Lompatan Musik Terbesar dalam Sejarah Game: GTA VI Konfirmasi Fitur Radio On-Demand dan Headphone HP Pertama Kali
- 32 Kabupaten dan Kota di Jatim Punya Ratusan Event Wisata dan Budaya Sepanjang Oktober 2026
- Sakit Hati Batal Dinikahi: Detik-Detik Tragis Aksi Pembunuhan Anak Lurah di Gresik Pakai 2 Pisau
Selain dekat dengan laut yang memudahkan untuk mencari ikan daerah ini juga banyak ditumbuhi berbagai tanaman mangrove atau bakau
Beberapa orang menyebut dataran baru ini dengan Lemah (daratan atau tanah, Jawa) Anyar (baru,Jawa). Kedua kata ini kemudian diakronimkan sehingga kata Lemah Anyar menjadi Manyar.
Keberadaan berbagai tumbuhan disana juga sangat disukai oleh berbagai burung. sehingga untuk mengingat dan lebih menghafal orang sekitar menyebutnya burung Manyar.

