Categories
Artikel

Ekonomi Indonesia 2020 berbasis digital…. Woow

Dalam rangkaian kunjungannya ke Amerika Serikat (AS) kali ini, Presiden Joko Widodo dijadwalkan berkunjung ke kawasan Sillicon Valley, San Fransisco, pada Kamis (17/2) siang waktu setempat.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menjelaskan, kunjungan Presiden Jokowi ke tempat perusahaan-perusahaan teknologi seperti google, facebook, twitter, dan sebagainya itu terkait dengan rencana pemerintah menumbuhkan ekonomi berbasis digital atau e-commerce. 

“Kita sudah punya road map agar tahun 2020 dari sisi e-commerce saja diproyeksikan mencapai 130 miliar dolar,” kata Rudiantara di Hotel Fairmount, San Fransisco, Rabu (16/2) sore.

Menurut Menkominfo, road map ekonomi berbasis digital terdapat 11 inisiatif yang sudah disepakati di tingkat menteri. Bahkan, lanjut Menkominfo, sudah ada team work, project manager office, yang memantau 11 inisiatif itu bisa berjalan dan target 130 miliar dolar bisa dicapai.

“Indonesia sekarang sudah jadi negara digital terbesar di tingkat regional,” papar Rudiantara seraya menegaskan, Indonesia tidak ingin jadi pasar di era e-commerce tapi juga harus jadi pemain. 

Untuk itu, kata Menkominfo, kunjungan Presiden Jokowi adalah dimaksudkan untuk mempelajari ekosistem dari e-commerce itu. “Kita pelajari bagaimana ekosistem bisa berjalan, kan di AS ini sudah puluhan tahun ekosistem e-commerce berjalan,” tuturnya dikutip Setkab.

Menkominfo menambahkan, dalam kunjungan ke Sillicon Valley itu, Presiden Jokowi juga akan mengunjungi beberapa perusahaan inkubator dan start up. Sementara saat ditanya kemungkinanan adanya penandatanganan kerja sama, Menkominfo mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan itu.

sumber : elshinta 
Categories
Artikel

Update Nilai Tukar Rupiah 24 Juli, Terus Melemah Rp 13.455

Update nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan pembukaan pagi ini masih mengalami penurunan. Mata uang Rupiah belum mampu keluar dari level Rp13.400 per USD semenjak penutupan perdagangan di hari sebelumnya. 

Berdasarkan data kurs KlikBCA, Jumat (24/7/2015) nilai tukar rupiah terpantau berada di posisi Rp13.455 per USD. Setelah Lebaran, nilai tukar rupiah hingga akhir pekan ini terus terpantau melemah.
“Pada Mei, kami harapkan pertumbuhan 5% untuk kuartal kedua, tapi itu tidak mungkin lagi. Kita lihat risiko pelemahan karena impor menurun, meski Indonesia membutuhkan impor barang modal untuk tumbuh. Pelemahan rupiah akan memberikan lebih banyak efek negatif daripada keuntungan dalam jangka pendek,” kata Gundy Cahyadi, Ekonom DBS Group Holdings Ltd seperti dikutip Bloomberg, Jumat (24/7/2015)

Ditambah lagi, belum adanya sentimen maupun aksi yang dapat menahan pelemahan dikhawatirkan akan membuat rupiah kian longsor. Kondisi ini hampir merata di negara ASEAN

Mata uang di Asia Tenggara masih kompak melemah.

Dolar Singapura (-0,26%), peso Filipina (-0,26%), ringgit Malaysia (-0,1%), peso Filipina (-0,27%), rupiah melemah 0,34% ke Rp13.465/US$


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});