Categories
Artikel

Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas Meninggal

Ketua PP Muhammadiyah yang juga Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Yunahar Ilyas meninggal dunia di RS Sarjito Yogyakarta, Kamis (2/1/2020). Yunahar sempat mengalami gangguan kesehatan sebelum menghembuskan nafas terakhir. 
Kabar duka itu disampaikan Muhammadiyah dalam akun resmi Twitter miliknya @Muhammadiyah. Innalilahi wainna ilaihi rajiun. Telah meninggal dunia Prof. Dr. KH. Yunahar Ilyas,Lc Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada tanggal 2 Januari pukul 23.47 di RS. Sarjito Yogyakarta. 
Semoga almarhum husnul khotimah Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman mengatakan, Yunahar adalah sosok ulama besar yang berdedikasi sangat tinggi terhadap dakwah Islam. 
“Bahkan, dalam kondisi kurang sehat pun beliau masih aktif berdakwah. Kajian dan karya-karya beliau selalu menginspirasi kami generasi di bawah beliau,” kata Agus dikutip dalam situs resmi Muhammadiyah.or.id via Antaranews, Jumat. 
Agus mengatakan, Yunahar dirawat di RS Sarjito sebagai persiapan untuk cangkok ginjal. Lalu kondisinya menurun hingga akhirnya dirawat di ICU. Yunahar lahir di Bukittingi, Sumatera Barat, pada 22 September 1956. Almarhum menjadi anggota Muhammadiyah sejak 1986.
Sumber : Kompas
Categories
Artikel

Klarifikasi APBDes, 19 Kepala Desa Diperiksa BPK

Mulai pekan ini belasan desa di Kabupaten Gresik menjalani pemeriksaan klarifikasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pemeriksaan terkait dengan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) pada tahun 2017 lalu. 
Dari data yang berhasil dihimpun, ada 19 desa di 16 kecamatan yang bakal diklarifikasi BPK. Di antaranya, Desa Balongpanggang (Balongpanggang), Desa Bulurejo (Benjeng), Desa Raci Wetan (Bungah), Desa Tambak Beras (Cerme), Desa Karangandong (Driyorejo), Desa Pandanan (Duduksampeyan), Desa Kedamean (Kedamean) dan Desa Mbaron (Dukun).

Kemudian, Desa Kramatinggil dan Desa Sidorukun (Gresik), Desa Kedanyang dan Desa Sukorejo (Kebomas), Desa Manyar Sidomukti dan Desa Manyarejo (Manyar), Desa Ndomas (Menganti), Desa Doudo (Panceng), Desa Ujungpangkah (Ujung Pangkah), Desa Sembung (Wringinanom) serta Penggundan (Sidayu). 

Kepala Dinas Pembedayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Gresik Tursilowanto Hariogi tidak menampik informasi tersebut. Dia mengakui adanya klarifikasi yang dilakukan BPK terhadap 19 Desa di 16 Kecamatan. Namun, pihaknya membantah jika hal ini lantaran adannya temuan penyelewengan anggaran. “Iya memang ada klarifikasi BPK, tapi bukan karena ada temuan,” ujarnya, kemarin.

Menurut dia, klarifikasi yang dilakukan BPK ini merupakan sampling terhadap pemeriksaaan penggunaan anggaran APBDes. Jadi, ini masih dalam proses pemeriksaan keuangan tahap awal. “Masih belum mengarah pada adanya temuan penggunaan anggaran desa. Ini masih dilakukan pemeriksaan,” kata dia.

Ditambahkan, proses klarifikasi ini kemungkinan bakal berlangsung selama satu pekan ke depan. Tetapi, hal itu tergantung dari BPK-nya sendiri. 

“Kemungkinan ya beberapa pekan lah proses tersebut berlangsung,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pandanan, Duduksampeyan Abdul Wahab mengaku pihaknya memang sudah mendapatkan undangan untuk klarifikasi dari BPK. Tetapi untuk desanya masih akhir April mendatang. “Iya sudah dapat undangan untuk klarifikasi tersebut,” pungkasnya.

Categories
Artikel

Kementrian Agama Siapkan Buku Manasik Haji 1439 H, Versi Digital

Kementerian Agama (Kemenag) tengah menyiapkan versi digital buku manasik haji 1439 H. Versi digital ini tersaji dalam format pdf dan bisa didownload di laman resmi Dirjen Penyelenggaran Haji dan Umrah (Dirjen PHU). 
“Untuk memudahkan akses masyarakat, utamanya jemaah, kami siapkan versi digital buku manasik haji. Bagi yang berminat, sila klik di laman Dirjen PHU,” terang Khoirizi Direktur Bina Haji Kemenag, Senin (16/4/2018) melalui siaran persnya.

Seperti dilansir dari laman resmi kominfo.jatimprov.go.id, menurut Khoirizi, buku manasik haji tahun ini tampil dalam format baru berdasarakan hasil revisi dari buku sebelumnya. 

Beberapa hal yang baru, di antaranya penambahan informasi berupa pencantuman footnote sumber doa atau hadits. Selain itu, sampul buku ini juga mengalami perubahan warna, serta ada penambahan informasi up to date.

“Buku ini sekarang masih dalam proses pengadaan oleh Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH). Jika proses pengadaan sudah selesai, akan langsung dibagikan ke jemaah,” jelasnya.

Categories
Artikel

Tumpangi Bus ke Gresik, 53 Pria Asal Cina Diamankan

Polda Metro Jaya mengamankan 53 warga negara Cina yang semua berjenis kelamin pria dari sebuah bus tujuan Gresik, Jawa Timur. Seluruh pria Cina tersebut mengantongi paspor.

“Setelah dilakukan penghitungan di dalam bus, kami mendapati ada 53 WNA asal Cina,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (10/2). 

Puluhan Warga Negara Cina itu diamankan saat sedang menumpangi Bus Satria Waskita dengan nomor polisi H 1405 CA pada pukul 00.01 WIB, Sabtu. Pengemudi bus, M Sanusi, mengungkapkan penumpangnya naik dari Ruko Eksekutif Blok E No. 35, Kapuk, Jakarta Barat dengan tujuan Gresik. 
“Warga negara asing tersebut diamankan oleh Intel BAIS Tim Pengawasan Orang Asing (DKI) dan Subdit 5 POA Dit Intelkam Polda Metro Jaya,” ujar Argo.

Setelah itu, mereka diserahkan ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan diterima oleh Pamenwas Polda Metro Jaya, Kanit I Kemneg Krimum Kompol Raindra Ramadhan Syah, pukul 05.40 WIB. 

Saat ini, mereka masih ditangani oleh Jatanras Polda Metro Jaya.

Kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan atas warga negara asing tersebut. Belum diketahui alasan kedatangan puluhan pria asal Cina itu ke Indonesia

“Akan dilakukan Identifikasi oleh unit Iden dan nantinya akan diserahkan kepada Imigrasi Jakarta Utara. Indikasi pidana saat ini belum ditemukan,” jelas Argo.

Sumber: Republika
Categories
Artikel

Video Amatir Angin Kencang Robohkan Tenda dan Panggung LKS Jatim

Tenda dan panggung Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jawa Timur ke-25 yang bertempat di Kabupaten Nganjuk, roboh akibat angin kencang disertai hujan, Senin (7/11/2016) sekitar pukul 16.15 WIB. 
Selain itu, beberapa pohon di jalan raya Nganjuk – Kertosono juga tumbang. Masing-masing yang sudah dievakuasi adalah dua pohon di Desa Sukomoro, empat pohon di Kecamatan Gondang.

Agus Irianto Kepala Kedaruratan BPBD Nganjuk mengatakan, angin yang melanda Nganjuk tersebut bukan puting beliung, tapi angin kencang disertai hujan. 

“Tenda yang digunakan untuk kegiatan di luar semua roboh. Termasuk fasilitas kegiatan lomba seperti kursi dan baliho-baliho besar. Syukurlah tidak ada korban jiwa,” ujarnya seperti dikutip dari Radio Suara Surabaya, Senin malam.

Agus menceritakan, setelah sekitar 15 menit mendung gelap, kemudian pada pukul 16.00 turun hujan disertai angin. Pukul 16.15 WIB angin kencang berhembus di sekitaran kota. “Tidak ada laporan dari warga mengenai rumah yang rusakan atau roboh. BPBD membantu mengevakuasi jalan yang tertutup pohon. Sekarang jalur lalu lintas sudah lancar,” ujarnya. 
Sementara, Taufik Hermawan Kasie Data dan Informasi BMKG Juanda mengatakan, dari pantauan citra radar, daerah yang dipenuhi awan kumolonimbus adalah Madiun, Nganjuk dan Trenggalek. “Peringatan untuk tiga daerah itu tadi pukul 16.10 sampai 18.30 WIB. Karena penuh dengan awan cumolonimbus. Malam ini belum ada peringatan,” katanya

Sumber : Suara Surabaya

Berikut beberapa video amatir


Categories
Artikel

Daftar Perseroan Terbatas Sekarang Hanya Butuh 7 Menit… Keren

Daftar Perseroan Terbatas Sekarang Hanya 7 Menit

Categories
Artikel

Inilah Pernyataan Sikap Pengurus PSHT Cegah Konflik Meluas

Pasca serentetan aksi anarkis di Kabupaten Mojokerto, pengurus perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) mengeluarkan pernyataan sikap. Upaya itu ditempuh untuk meredam potensi konflik lebih luas.

Pernyataan sikap itu dikeluarkan setelah pengurus PSHT melakukan pertemuan tertutup dengan polisi dan TNI di kantor Polres Kota Mojokerto. Pertemuan itu dihadiri perwakilan pengurus pusat PSHT Madiun, pengurus cabang Mojokerto, Gresik, Lamongan, Sidoarjo, dan Surabaya.

Sementara dari pihak keamanan, selain Kapolres Kota Mojokerto, juga hadir Kapolres Gresik, Jombang, Kabupaten Mojokerto, serta Dandim 0815 Mojokerto. Berikut empat poin pernyataan sikap yang disampaikan anggota advokasi dan bantuan hukum pengurus pusat PSHT Madiun, Indarto. 

1. Menyampaikan duka cita atas meninggalnya Dwi Cahyono, warga ranting PSHT Dawarblandong, semoga khusnul khotimah 
2. Kami atas nama keluarga besar PSHT khususnya cabang Mojokerto dan sekitarnya sekaligus mewakili pengurus pusat PSHT Madiun, meminta maaf yang sebesar-besarnya atas gangguan keamanan yang ditimbulkan akibat kegiatan di Kabupaten Mojokerto sehingga memunculkan ekses negatif bagi masyarakat. Kami siap memberi ganti rugi material yang dialami masyarakat 
3. Kami meminta dan mempercayakan kepada Polres Kota Mojokerto untuk melakukan penegakan hukum kasus-kasus yang terjadi menimpa warga PSHT agar dilakukan cepat, profesional, transparan, dan berdasarkan fakta dan bukti 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

4. Berdasarkan data dan fakta yang kami kumpulkan dari investigasi internal, kami menyimpulkan insiden di Kupang (Kecamatan Jetis) sebagai kasus kriminal biasa. Tidak ada muatan konflik antar perguruan 

Menurut Indarto, pernyataan sikap ini juga sebagai mandat dari pengurus pusat PSHT Madiun. “Harapan kami ke depan tercipta situasi kondusif di Mojokerto dan sekitarnya,” tegasnya, Selasa (18/10/2016). 
Ketua Cabang PSHT Mojokerto, Hari Sucipto menambahkan, pasca insiden di Desa Kebonagung dan Tangunan di Kecamatan Puri; di Desa Kupang, Kecamatan Jetis; serta di Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, pihaknya meminta semua warga dan simpatisan PSHT untuk bersikap arif bijaksana. Dia menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kekerasan itu ke polisi. 
“Semua para ketua cabang agar membantu mengkondisikan masing-masing cabang untuk tidak menghadirkan atau mengirim atau datang sendiri, supaya diawasi agar tak datang ke Mojokerto, khususnya ke Dawarblandong yang merupakan rumah duka,” tandasnya. 
Kapolres Kota Mojokerto, AKBP Nyoman Budiarja menyambut baik pernyataan sikap para pengurus PSHT ini. Dia juga berharap kepada semua warga PSHT untuk mematuhi apa yang sudah menjadi kebijakan pengurus organisasi.

“Jika dikemudian hari terjadi letupan, sesuai kesepakatan bersama tadi, maka kami akan menindak tegas,” ujarnya

Categories
Artikel

Inilah Kronologi Meninggalnya Pendekar PSHT di Mojokerto

Momen Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dalam rangka menggelar upacara pengesahan bagi anggota baru harus memakan korban jiwa salah satu anggotanya, pemuda bernama Dwi Cahyono (19) asal desa Temuireng Mojokerto dinyatakan meninggal di RS Citra Medika Sidoarjo

Berikut kronologi kejadian yang dikutip Jawa Pos Senin (17/10)
  1. Iring iringan melintas di simpang empat Desa Kupang Kecamatan Jetis Mojokerto (16/10) sekitar pukul 02.00 wib
  2. Barisan depan sempat bentrok dengan warga, sehingga hujaman batu dan kayu tidak terelakan
  3. Dugaan kuat Dwi Cahyono mengalamai kekerasan didaerah tersebut saat hendak pulang dari acara prosesi pengesahan desa Wiyu Kecamatan Pacet
  4. Korban mengalamai luka serius terutama didaerah kepala, wajah, dan juga mengalami patah tulang multiple
  5. Pendarahan hebat yang menimpa korban, sehingga tim medis menyatakan sekitar jam 18.00 korban meninggal

Pernyataan PSHT Lamongan


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sementara itu ketua cabang PSHT Lamongan Harto menghimbau anggotanya ” Mohon kepada semua ketua ranting di cabang Lamongan untuk menjaga kondusifitas di ranting masing-masing dan tidak terprovokasi dengan adanya peristiwa di mojokerto, serahkan sepenuhnya pada aparat hukum dan saudara-saudara Mojokerto.
Mohon pada saudara-saudara yang akan ta’ziah ke mojokerto ditunda dulu karena situasi belum memungkinkan dg adanya kejadian tadi malam”

Gambar: facebook PSHT

Categories
Artikel

Masalah IT, Tenaga Kerja Indonesia Rajai ASEAN

Indonesia merajai ASEAN Skills Competition (ASC) XI dalam bidang Information and Technology (IT). Delegasi Indonesia meraih emas pada kejuruan IT software for business, web design (2 emas), graphic design (2 emas), mechnical enginering design, mobile robotic, serta medali perak untuk kejuruan IT network system administration. 
Indonesia sendiri menjadi runner up dalam kompetisi tigkat ASEAN tersebut, dengan perolehan 13 medali emas, 2 medali perak dan 7 medali perunggu.

“Kita dapat emas di hampir semua kejuruan Information Technology, dalam ASEAN tenaga kerja IT kita adalah yang terbaik,” ungkap Abdul Wahab Bangkona, Sekertaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada acara pembubaran Delegasi Indonesia ASEAN Skills Competition XI 2016, Jakarta (30/9). 

Selain mendominasi kejuruan IT, Indonesia juga mendapat sejumlah medali emas pada kejuruan fashion technology, cabinet making (2 emas), bricklaying, industrial automation dan electronics.

“Meskipun tidak mendulang emas tapi kejuruan welding menunjukan peningkatan kualitas, begitupun dengan kejuruan beauty theraphy yang mendapatkan medali perunggu,” terang Sekjen Wahab. Kepada delegasi Indonesia yang telah menjadi juara dalam kompetisi ASC, Kementerian Ketenagakerjaan mengganjar para pemenang dengan hadiah. Peraih medali emas mendapatkan 20 juta, peraih medali perak mendapat 17.5 juta, peraih perunggu 15 juta dan peraih diploma mendapatkan 12.5 juta. 

“Delegasi Indonesia peraih emas, di antaranya Riza Budi Prasetya meraih emas dalam IT Software Solution For Business, Helmi Yuliardi meraih emas dalam Kejuruan Electronics, dan Anggun Nurdila menyumbang emas untuk Fashion Technology,” kata Wahab.

Kemudian Hadi Setiawan dan Kenrick Satrio Sahputra dinobatkan sebagai Web Designer Terbaik se-ASEAN dan berhasil meraih emas.
Sedangkan Abdul Azis dan M Asad Humam meraih perunggu dalam Kejuruan Automobile Technology, M Dhio Fadly dan Junito Suroto meraih perak dalam kejuruan CNC Maintenance.

Ahmad Zaenul Amin dan Martinus Dedi Wicaksono dinobatkan sebagai Cabinet Maker Terbaik se-ASEAN, dan Dwi Safitri Raih meraih perak pada Kejuruan Beauty Therapy.

Eko Mustofa dan Andy Yuniawan berhasil menjuarai Kejuruan Mobile Robotics, dan Dina Nugrahani meraih perak dalam Fashion Technology. Sedangkan Saridah meraih medali perunggu dalam Kompetisi Hairdressing, dan Okky Permana dinobatkan sebagai Jawara Graphic Design Technology se-ASEAN.

Biro Humas Kemnaker

sumber : kemnaker
Categories
Artikel

Innalillahi Istri Bung Tomo “Sulistina Sutomo” Berpulang

Sulistina Sutomo, istri mendiang Pahlawan Nasional Bung Tomo, dikabarkan meninggal dunia dalam usia 91 tahun, Rabu (31/8/2016) dini hari.

Sulistina mengembuskan napas terakhir setelah beberapa hari dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. 

Bambang Sulistomo, salah satu putra Bung Tomo, mengatakan bahwa ibunya sudah lama menderita radang paru-paru.

“Kata dokter, sempat kemasukan makanan, tapi sudah dibersihkan,” kata Bambang ketika dikonfirmasi, Rabu pagi.

Almarhumah meninggal dunia pada pukul 01.42 WIB dini hari tadi. Dari RSPAD Jakarta, Sulistina akan disemayamkan di rumah duka di Jalan Haji Muhasyim Buntu 45, Tarogong, Cilandak Barat, Jakarta. 

“Siang nanti baru akan dibawa ke Surabaya melalui Bandara Halim Perdanakusuma,” kata Bambang.

Sampai di Surabaya, jenazah Sulistina akan dishalatkan di Masjid Agung Al-Akbar Surabaya. Jenazahnya akan dimakamkan di sisi makam Bung Tomo di Tempat Pemakaman Umum Jalan Ngagel Surabaya.

“Kami atas nama keluarga memohon maaf kepada masyarakat jika ibu punya salah,” ujar Bambang