Categories
Artikel

Ainur Rahmah Langganan Juara Karya Ilmiah Remaja Asal Gresik

Tidak banyak remaja yang tekun menggeluti dunia Karya Ilmiah Remaja (KIR) dan berprestasi di tingkat nasional, salah satu remaja asal Gresik ini bernama Ainur Rahmah (18 th) atau sering biasa dipanggil Ain , gadis kelahiran 21 November 1997 merupakan salah satu Siswa SMA Negeri 1 Gresik  yang sudah memperlihatkan bakatnya sejak duduk dibangku SD
Remaja putri 19 tahun ini baru saja mendapatkan prestasi tingkat nasional berupa peringkat harapan II dalam ajang National Young Investor Award yang diadakan LIPI di Jakarta 23-28 Agustus 2015, dengan karyanya yang berjudul Automatic Electronic Load Breader (AELBREAK) yaitu sebuah  alat yang memudahkan kontrol sistem listrik dengan memanfaatkan android 

Berbagai lomba sering didapatnya mulai sejak duduk dibangku SD, sebelum mengikuti kompetisi ini Ain berhasil menjuarai dua kompetisi tingkat nasional, 9 Mei 2015 menjuarai lomba karya ilmiah di ITS Surabaya salah satu karyanya yaitu merancang alat pemberi pakan ikan di tambak secara otomatis

Pada tanggal 10 Mei 2015 juga mendapatkan prestasi juara satu dalam rangka festival hari air yang digelar Universitas Indonesia Jakarta dengan karya alat untuk mengatasi sumber air yang terbuang

Berikut Daftar Finalis National Young Inventors Award (NYIA) Ke-8 Tahun 2015

  • Linus Nara Pradhana, SMAN 16 Surabaya, dengan judul “Helm Anti Begal (Anti Burglary Helmet)”.
  • Fuja Clara Bestari & Muhammad Wahyudi, SMK Mahardika Singkep, Kab.Lingga, Kepri, dengan judul “Alat Pemisah Pasir Timah (AP2T)”. 
  • Aisyah Fitri, SMK Negeri 1 Bontang, dengan judul “Alat Penebar Pakan Ikan di Kota Bontang”. 
  • Dina Dessiyani & Ridwan Kuasa Samudra Singajaya, Lembaga Pengembangan Minat (LPM) Bina Karya Ilmiah, dengan judul “Alat Pemanjat Pohon Kelapa yang Fleksibel dan Praktis”. 
  • Vina Ardina Reswari & Yuni Rahma Khoirunnisa, MAN 2 Kudus, dengan judul “CAMBRELLSEN (Camping Umbrella 7 in 1)”. 
  • Kevin Kinguantoro & Ricky Satria, Narada School, dengan judul “Clock Solar Tracker”. 
  • Steven Julianto & Wilson Wijaya, Narada school, dengan judul “HOWEE (Harvesting Ocean Wave Energi Electricity) Generator”. 
  • Bryan Soebagijo & Nicolas Albert Witono, SMA Citra Kasih Jakarta, dengan judul “YAGIPURE: penYaring Air hujan dan enerGI alternatif untuk PembangUnan beRkElanjutan”. 
  • Yonatan Kristian Adechandra Sarumaha & Michael Griffith, SMA Kolese Loyola Semarang, dengan judul “Alat Pengangkat Sampah Kendali Jarak Jauh”. 
  • Muhammad Wicaksono & Rafif Nova Riantama, SMA Negeri 1 Gresik, dengan judul “TERECY (Automatic Fish Feeder With Remote Control Technology), Teknologi Tepat Guna Serta Ramah Lingkungan Untuk Efisiensi Kerja Petani Tambak”. 
  • Rudy Ginardy Lie & Fery Marianto, SMA Negeri 1 Tarakan, dengan judul “MECs (Multifunction Electronic Case) : Koper Elektronik Multifungsi Solusi Pemadaman Listrik Ramah Lingkungan”. 
  • Desti Pinasti Putri & Yossinta Rahmandanti Dewi, SMA Negeri 1 Yogyakarta, dengan judul ““Sugar Revolver” (Inovasi Wadah Gula Pasir sebagai Pengontrol Konsumsi Gula Pasir bagi Penderita Diabetes Mellitus Tipe II)”. 
  • Baskara, SMA Pangudi Luhur Yogyakarta, dengan judul “Helm Gedhek”.
    Arisa Ayuda Prasmiasari & Kevin Desgy R, SMAN 6 Yogyakarta, dengan judul “10 in 4 Paint Brush”. 
  • Almeyra Afiati Hidayah & Ayuni Sofiyah, MAN 2 Kudus, dengan judul “3in1 Overall Suspenders”. 
  • Izza Aulia Putri Purwanto & Hanun Dzatirrajwa, SD IT Al Islam Kudus – SD IT Bina Amal Semarang, dengan judul “Helper Mirror”. 
  • Theodora Valerie & Marcia Ann Surya Sekolah Genius, Surya Institute, dengan judul “V-Shaped Eddy Current Heating”. 
  • Fatichatur Rochmah & Siti Nur Alifa, SMA Hidayatus Salam, dengan judul “Magic Box Penyimpan Buah Tanpa Listrik, Pendingin dan Freon”. 
  • Kamila Sedah Kirana & Nurin Jannatin, SMA IT Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, dengan judul “Sleepy-Reminding Jacket Sebagai Standar Keselamatan Berkendara”. 
  • Bela Devianti Retnoningsih & Muhammad Faishal Thariq, SMA N 1 Yogyakarta, dengan judul “Modifikasi Grendel Pintu Dengan Memanfaatkan Gaya Potensial Pegas Hasil Elastisitas Kawat Spiral Atau Per”. 
  • Reynanda Mahashinta Al Ahnan & Fadhila Ramadhani, SMA N 6 Yogyakarta, dengan judul “Blow Glasses”.
    Reynanda Mahashinta Al Ahnan & Fadhila Ramadhani, SMA N 6 Yogyakarta, dengan judul “SIROX (Simple Roofbox) Alat untuk mempermudah menempatkan barang di atas mobil”. 
  • Bayu Aji Setyawan & Galih Yuli Dwiatmaja, SMK Negeri 1 Kedungwuni, dengan judul “AS-SHUR : Teknologi Robot Pembersih Udara”. 
  • Ayyin Layyinun, SMK Negeri 54 Jakarta, dengan judul “Alat Pemanen Ikan Lele Berbasi Panel Surya”. 
  • Dimas Arfiantino, SMKN 2 Kudus, dengan judul “Water Visibility Detektor”. 
  • Ainur Rahmah & Baharuddin Aulia Ma’ruf, SMAN 1 GRESIK, dengan judul “A-ELBREAK (Automatics Electrics Load Breakers )”. 
  • Aldi Wijaya, SMA Negeri 1 Cilacap, dengan judul ““ALING SISTEM” Sistem Pengamanan Alarm Anti Maling”. 
  • Zufar Maulana Ihsan & Fa’iq Amanullah Utomo, SMA Negeri 2 Semarang, dengan judul “Winner Voice (Wind Energy And Vortex Induced Energy)”. 
  • Muhammad Arifin Julian & Firman Aldillah, SMAN 13 Jakarta, dengan judul “Si Benaban (Sistem Bendungan Anti Banjir)”. 
  • Yusuf Haroki, SMA Negeri 1 Yogyakarta, dengan judul “Salaka Gloves Massager” 

 

Semoga menginspirasi “Ainur Rahmah Langganan Juara Karya Ilmiah Remaja Asal Gresik”, dikutip dari jawa pos edisi Selasa 8 September 2015

Categories
Artikel

ADEGAN PENUTUP Happy Ending

Tak satu pun manusia di dunia ini ingin hidup sengsara. Semuanya.
Muai abang becak, menteri sampai raja copet sekalpun (he..he..ngaku!)
ketika ditanya pilih surge atau neraka, pasti jawabannya ingin masuk
surga. 

Mereka ingin bahagia. Kalau ada yang bilang ingin masuk neraka
karena nanti di neraka bisa ketemu selebritis dunia dari mulai jaman
dulu ampe here after, semisal Fir’aun, anak dan istrinya Nabi
Nuh, Marilyn Monroe, saya yakin itu hanya bercanda saja. Atau ada yang
bilang, “Saya masuk neraka kan niatnya untuk berda’wah? Biar yang di
niraka pada taubat!” ha..ha..ini banyolan kreatif tapi asli super
ngawur. (Eh tahu nggak Coy, saat nyawa berada di kerongkongan (sakaratul maut)
pada saat itu pintu taubat sudah ditutup. Jadi kalo dah di neraka nggak
ada taubat lagi!) Tapi yakin deh, semuuua pasti pingin banget ke surge.
Hanya memang ada perbedaan dalam memaknai bahagia. Termasuk kita-kita
yang ABG ini.
      Sebagian teman kamu lihat kebahagiaan dan kesenangan itu jika
mereka bisa menyalurkan keinginan dan hasrat dirinya. Inginnya mereka
bebas dari aturan. Andaipun pakai aturan, pilih-pilih yang sesuai
selera. Mereka punya selogan ”lahir cesar, balita dimanja, kanak-kanak
disayang, muda hura-hura, tua kaya raya, mati masuk neraks” (kok enak
mau masuk surga! Lha wong sholat aja minta dibentakin dulu,
mntanya masuk surga? Emang surge buatan loe sendiri?) atau slogan,
“Mending nggak ngerti dosa daripada ngerti nggak bisa mengamalkan, dosa
lah kita!”
      Kalau birahi sedang memuncak, ya langsung disaurkan. Kalau
mereka takut berzina, minimal mereka salurkan lewat zina mata dengan
melihat gambar or film bokep. Terus dilanjutin zina hati dengan ngebayangin adegan-adegan mesum. Kalau masih nggak ku..ku..kamu akhirnya zina tangan dengan onani atau masturbasi. Dan kebiasaan ini sulit dihentikan karena addicted, menybabkan kecanduan. Yang penting buas eh puas. Aku Happy. Betulkah? Ini tipe pertama.
      Tipe kedua adalah remaja dan pemuda biasa,
yang juga punya ketertarikan dengan lawan jenis tapi mereka masih takut
pada Allah. Mereka masih punya nafsu yang dahsyat terhadap lawan jenis,
tapi mereka lebih tertarik dengan surge dan keridhoan Allah. Menurut
teman-teman yang ini, kebahagiaan itu ialah kalau mereka bisa melakukan
ketaatan pada Allah dan mampu menghindarkan diri dari sesuatu yang
dilarang Allah SWT. Karena mereka faham bahwa aturan Alah sebenarnya
untuk kebahagiaan kita sendiri. Bisa jadi kita nggak menyukai perintah
dan larangan Allah, tapi bisa jadi itu adalah kebaikan bagi kita. Begitu
juga sdebaliknya. Jadi prinsipnya kebahagiaan ini adalah jika kita bisa
sami’na wa atho’na, sayya dengar dan saya jalani.
      Sebagai penutup saya ingin sampaikan ke kamu semua bahwa klau ada remaja atau pemuda saat kongkow yan domongin mulu masalah cewek, cowok, music, film, mode dan sex, ini sich PEMUDA BIASA.
Semua anak muda bisa melakukannya tanpa perlu belajar dan bekerja
keras. Apa susahnya pacaran, nontn CD porno, nyontek, berani sama ortu?
Mudah kan?
      Tapi, kalau ada remaja atau pemuda jika ngumpul ngomongin
hal-hal yang bermanfaat, ngadain baksos, bersama, nyantunin anak yatim,
diskusi keagamaan, atau saling menasehati, ini PEMUDA LUAR BIASA. Ini hebat. Tidak semua anak muda bisa seperti ini. Harus belajar dan bekerja ekstra keras untuk bisa seperti mereka.
      Dan ingat!!! Surge hanya mau ditempati oleh PEMUDA LUAR BIASA. Surge tak akan mau dimasuki oleh PEMUDA BIASA saja. So, kamu tinggal pilih. Jadi pemuda biasa or pemuda luar biasa. Semua sudah ada muara akhirnya. Pemuda biasa finishnya adalah kegagalan (neraka) dan pemuda luar biasa finishnya adalah kesuksesan (surge). Selamat memilih!!
      Now, buka semangat dan gairah baru untuk menjadikan
hidup ini lebih hidup, lebih bermakna. Marilah hidup yang hanya sekal
dan tak tahu kapan jatah hidup ini akan berakhir kita gunakan
sebaik-baiknya! Be careful coz’ life is short!
      Tidk usah menunggu ‘sesuatu’ untuk berubah. Nggak usah pakai syarat-syarat kalau mo berubah.
      “Kalau ranking satu aku akan pakai jilbab!”
      Kalau matematikaku dapat Sembilan aku akan berinfaq untuk anak yatim”
      “Kalau sudah punya SIM aku akan sholat jama’ah di Masjid!” (Apa hubungannya?)
      Bla..bla…!”
      Seandainya nggak jadi ranking satu or matematika nggak dapat nilai Sembilan, kamu bakal berjilbab and menyantuni yatim donk? Maka PAKSALAH diri kamu menjadi manusia sukses dan bahagia. Jangan mau kalah dengan nafsu dan setan!
      Selamat berubah sayang. Selamat menjadi manusia baru. Selamat
menjadi pemuda or remaja yang LUAR BIASA. Dan semoga Allah SWT meridhoi
dan mengumpulkan kita semua di JannahNya kelak. Aamiin.
      “Kami ceritakan kepadamu Muhammad cerita yang sebenarnya. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan kami tambahkan petunjuk kepada mereka” (Al-Kahfi: 13)
      “dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan nafsunya maka sesungguhnya surgalah tempat tinggalnya.” (An-Nazi’aat: 41-42)
      “Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Allah di hari kiamat ketika tidak ada naungan satupun kecuali naunganNya…pemuda yang ta’at beribadah kepada Allah,…pemuda yang diajak berzina mengatakan,”aku sesungguhnya takut kepada Allah”..” (HR Bukhari)
      “saya wasiatkan kepadamu pemuda dengan baik, sebab mereka
berhati halus. Ketika Allah mengutus diriku untuk menyampaikan agama
yang bijaksana ini,maka kaum mudalah yang pertama-tama menyambut saya, sedang kaum tua menentangnya”.
(Al-Hadist)
      “Raihlah lima perkara sebelum datangnya lima. Masa mudamu sebelum masa tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, kesempatanmu sebelum kesempitanmu, dan hidupmu sebelum matimu” (HR Muslm)


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});