INIGRESIK – Ketua Bidang Statistik dan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gresik, Mas Yuron, menegaskan pentingnya peran media lokal di tengah dominasi media sosial yang kini menjadi sumber informasi bagi 38 persen masyarakat. Pernyataan itu disampaikan dalam podcast peringatan Hari Pers Nasional 2026 yang membahas tantangan komunikasi pemerintah di era digital.
Mas Yuron menjelaskan, media lokal memiliki posisi strategis dalam membantu pemerintah menyampaikan informasi hingga ke tingkat akar rumput. Tidak semua masyarakat aktif mengakses situs resmi atau media sosial pemerintah. Karena itu, keberadaan media lokal menjadi jembatan penting antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan informasi warga.
Ia menyoroti perbedaan mendasar antara produk jurnalistik dan konten media sosial. Dalam praktik jurnalistik, terdapat struktur redaksi serta proses verifikasi berlapis untuk memastikan akurasi fakta. Sebaliknya, media sosial kerap dipenuhi opini, framing, dan persepsi yang belum tentu berbasis data. Kondisi ini memicu pergeseran standar kebenaran di ruang publik digital.
Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah dominasi persepsi dibanding fakta. Meski 38 persen masyarakat memperoleh informasi dari media sosial, sebagian besar pengguna mengakses platform tersebut untuk hiburan, bukan untuk mencari informasi serius. Situasi ini memaksa pemerintah bertransformasi dalam mengemas pesan penting agar tetap informatif namun menarik, termasuk melalui pendekatan infotainment.
Di Kabupaten Gresik, sekitar 70 persen media lokal berbasis daring. Namun, media online tersebut masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan jangkauan dan impresi agar mampu bersaing dengan arus konten media sosial yang masif dan cepat viral.
Terkait penanganan berita negatif dan hoaks, Kominfo Gresik mendorong masyarakat untuk menjadikan media arus utama sebagai referensi utama dalam memilah informasi. Pemerintah daerah juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah lebih proaktif memproduksi konten positif secara organik, serta menjalin kolaborasi dengan influencer untuk menyeimbangkan narasi di ruang digital.
Baca Juga : Didik Anak Raih Perak Olimpiade Matematik Internasional Singapura, Metode Ayah dari Gresik Ini Jadi Sorotan
Isu-isu strategis seperti gangguan layanan air PDAM kerap menjadi sorotan dan cepat viral. Namun, upaya jangka panjang seperti pembangunan reservoir atau peningkatan infrastruktur air sering kali luput dari perhatian karena dianggap bukan berita sensasional. Padahal, program tersebut merupakan solusi struktural yang membutuhkan perencanaan anggaran dan waktu pelaksanaan.
Selain isu lokal, Pemerintah Kabupaten Gresik menyatakan komitmennya mendukung program nasional seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat. Komunikasi publik yang efektif dinilai menjadi kunci keberhasilan implementasi program-program tersebut di tingkat daerah.
Mas Yuron menegaskan bahwa pemerintah tidak anti kritik. Aduan masyarakat justru dipandang sebagai aset berharga untuk mengidentifikasi persoalan yang belum terdeteksi. Namun, masyarakat diimbau menyampaikan kritik melalui saluran resmi dan memahami perbedaan kewenangan, misalnya antara jalan nasional dan jalan kabupaten, yang berdampak pada proses perbaikan.
Momentum Hari Pers Nasional 2026 menjadi refleksi bahwa kolaborasi antara pemerintah, media lokal, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas informasi. Di tengah derasnya arus digital, akurasi, verifikasi, dan literasi media menjadi fondasi utama dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan konstruktif.

